jepara tercinta !

Posted Senin, 15 Agustus 2011 by luthfianii


Jepara bumi Kartini, memang bukan tanah kelahiranku namun tanah tempat aku tumbuh besar
dan juga adik-adikku. Kota kecil ini bersih, tertib dan santri.

Kota dimana dulu Kartini tinggal dan menggagas ide tentang kesetaraan gender.

Dunia mengenal kami sebagai pusat ekspor furniture handmade yang berkualitas tinggi. Dari ekspor furniture ini jugalah ekonomi Jepara tumbuh pesat. Kota kami ibarat sebuah pabrik furniture terbesar karena sebagian besar rumah-rumah kami merupakan rumah produksi. Bau serbuk kayu dan dengung suara mesin bubut merupakan nyanyian merdu bagi kami. Jika mereka tidak kami temukan lagi berarti mati jugalah asap dapur rumah kami.
Di Jepara tidak ada sarana dugem dan mall. Hanya ada ruang-ruang publik atau taman kota (yang kebanyakan memasang tulisan Free Hotspot area) dan pantai sebagai tempat kami berekreasi. Selebihnya kehidupan di Jepara berlalu sepi seperti biasa. Hehe..
Pusat perbelanjaan kota Jepara ada di PECINAN. Dimulai dari sebuah kelenteng merah mungil di ujung blok, pecinan merupakan deretan toko-toko kecil yang menyediakan segala kebutuhan. Dari toko kelontong, toko elektronik, apotik bahkan restoran. Oia, kenapa disebut pecinan? Karena disana yang berjualan merupakan etnis China sahabat kami. Hehe..keren kan? Kami punya China town disini.
Kami mengenal dua macam sekolah. Sekolah jawa dan sekolah arab. Sekolah jawa itu julukan untuk sekolah umum yang biasa kita datangi kalo pagi sedangkan sekolah arab itu sekolah yang kami datangi setelah jam sekolah pagi kami selesai. Di sekolah arab kami belajar tauhid, mengaji, tafsir Al-Qur’an, Bahasa Arab dan lain-lain menyangkut agama Islam pada umumnya.
Selain sekolah jawa dan arab itu kami punya banyak pondok-pondok pesantren. Yang isinya pemuda bersarung dan berpeci. Kami biasa menyebutnya “cah pondok”.haha
Persijap! Persatuan sepak bola Jepara. Kami cinta persijap, kami gila bola! Ada kebiasaan rutin dari seluruh penduduk Jepara jika tim kesayangan kami ini main di kota kami sendiri, jalanan akan lengang dan karyawan halal saja pulang lebih awal. Ada juga sedikit kisah tentang siswa di sekolahku.
Kami juga punya Karimunjawa yang orang bilang lebih indah dari Lombok dan Bali. Perjalanan ke karimunjawa ditempuh dengan 4 jam naik kapal cepat dan 8 jam jam naik feri.
Jadi, temans jika ada yang nyasar ke Jepara, mampir ya ^^
Rumahku berada di Desa Senenan RT 14 RW 05, Tahunan, Jepara :)
MAMPIR YAAH ? :)

ini ada sedikit sejarah tentang JEPARA

Nama Jepara berasal dari perkataan Ujung Para, Ujung Mara dan Jumpara yang kemudi-an menjadi Jepara, yang berarti sebuah tempat pemukiman para pedagang yang berniaga ke berbagai daerah. Menurut buku “Sejarah Baru Dinasti Tang (618-906 M)” mencatat bahwa pada tahun 674 M seorang musafir Tiong-hoa bernama Yi-Tsing per-nah mengunjungi negeri Holing atau Kaling atau Kalingga yang juga disebut Jawa atau Japa, dan diyakini berlokasi di Keling, ka-wasan Jepara sekarang ini, serta dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Sima atau Ratu Shima yang dikenal sangat tegas dan ke-ras dalam memimpin rakyatnya.

Namun menurut seorang penulis Portugis bernama Tome Pires dalam bukunya “Suma Oriental”, Jepara baru dikenal pa-da abad ke-XV (1470 M) sebagai bandar perdagangan yang kecil yang baru dihuni oleh 90-100 orang dan dipimpin oleh Aryo Timur dan berada dibawah pemerintahan Demak. Kemudian Aryo Timur digantikan oleh pu-tranya yang bernama Pati Unus (1507-1521). Pati Unus mencoba untuk membangun Jepara menja-di daerah/kota niaga.

Pati Unus dikenal sangat gigih melawan penjajahan Portugis di Malaka yang menjadi mata rantai perdagangan nusantara. Setelah Pati Unus wafat digantikan oleh ipar Falatehan yang berkuasa (1521-1536). Kemudian pada tahun 1536 oleh penguasa Demak yaitu Sultan Trenggono, Jepara diserahkan kepada menantunya yaitu Pangeran Hadiri suami dari Ratu Retno Kencono, namun pa-da tahun 1549 Pangeran Hadiri dibunuh oleh Aryo Penangsang akibat perebutan kekuasaan di ke-rajaan Demak setelah wafatnya Sultan Trenggono.

Kematian orang-orang yang dikasihi membuat Ratu Retno Kencono sangat berduka dan meninggalkan kehidupan istana untuk bertapa di bukit Danaraja. Setelah terbunuhnya Aryo Penangsang oleh Sutowijoyo, Ratu Retno Kencono turun dari pertapaan dan dilantik menjadi penguasa Jepara dengan gelar “NIMAS RATU KALINYAMAT”. Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat (1549-1579), Jepara berkembang pesat menjadi bandar niaga utama di pulau Jawa dan menjadi pangkalan Angkatan Laut. Ratu Kalinyamat dikenal mempunyai jiwa patriotisme anti penjajahan, hal ini dibuktikan de-ngan pengiriman kapal perangnya ke Malaka untuk menggempur Portugis pada tahun 1551 dan 1574. Dan oleh orang Portugis dijuluki “RAINHA DE JEPARA” atau “SENORA DE RICA” yang artinya Raja Jepara seorang yang sangat berkuasa dan kaya raya.
Selain itu Ratu Kalinyamat juga berjasa dalam membudayakan Se-ni Ukir yang sekarang jadi andal-an utama ekonomi Jepara, yaitu perpaduan Seni Ukir Majapahit dengan Seni Ukir Patih Bandar duwung yang berasal dari Negeri Cina.

Mengacu pada semua aspek positif yang telah dibuktikan oleh Ratu Kalinyamat sehingga Jepara menjadi negeri yang makmur, kuat dan mashur, maka penetapan Hari Jadi Jepara mengambil waktu beliau dinobatkan sebagai penguasa Jepara, yang bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal Tahun 956 H atau 10 April 1549, ini telah ditandai dengan Candra Sengkala “TRUS KARYA TATANING BUMI” atau Terus Bekerja Keras Membangun Daerah.

Sekarang, Drs. H. Hendro Martojo,M.M. memerintah Kabu-paten Jepara.



How To Learn Guitar

Posted Rabu, 10 Agustus 2011 by luthfianii

Learning guitar is a lot easier when you have top quality instruction...

There's no point wasting hours fooling around with free internet courses and videos because the only true way to learn fast is to follow a proven step by step lesson plan.

We’ve analyzed, rated and compared the top selling guitar courses online to sort out the winners from the losers. We discovered there are several effective courses available that make learning guitar fun and interesting while improving your skill dramatically. Unfortunately, there are also many scams that waste your energy, time and money.

From its humble beginnings in 2007, Jamplay has grown into one of the largest video guitar lesson sites in the World. The membership area hosts over 566 hours of high definition video guitar lessons from 46 dedicated teaching professionals. More lessons are added every week.

Each instructor specializes in his/her own particular style. It doesn’t matter what type of music you want to play because every genre is taught on Jamplay.com. Blues, rock, classical, jazz, metal, acoustic, lead, country, and Celtic are just some of the musical styles you can try. This variety is the biggest advantage Jamplay has over traditional one-on-one instruction where a teacher only possesses limited knowledge of all the various styles.

Jamplay is suitable for all levels of guitarist. If you’re a complete beginner there is an entire section of the site dedicated to raising the standard of your playing to an intermediate level. Intermediate and advanced players focus less on the basics and more on learning particular songs, styles and techniques.